
2008: Tahun Amarah dan Stagnasi
Tahun 2007 telah berlalu. Kini babak baru di tahun 2008 pun dimulai. Apa saja makna yang terkandung dari angka 2008. Dan apa saja yang akan terjadi di 2008?
TAHUN baru 2008 telah datang. Berbagai spekulasi digulirkan oleh berbagai sumber untuk menggambarkan apa yang akan terjadi di tahun 2008. Ferry Purwo Leksono Putro, seorang numerolog dari Jakarta menggambarkan arti tahun 2008 sebagai tahun amarah, keputusan dan stagnasi.
“Akan banyak cobaan berat yang ditemui di tahun 2008,” ungkapnya kepada CANTIQ ketika diwawancarai di Starbucks cafe di Plaza Senayan (25/12). Menurutnya, 2008 yang secara numerolog mewakili angka satu (dari penjumlahan seluruh angka, red.) memang bukan sebuah angka kemujuran. Justru dengan ditemukannya angka satu ini merupakan lambang amarah. Sehingga menurut Ferry di tahun 2008 ini banyak orang akan mudah sekali mendapatkan amarah juga mudah tersentuh sehingga terasa lebih emosional.
Lebih detail, apa saja yang Ferry ramalkan di tahun 2008? Berikut pemaparan Ferry lebih jelas mengenai makna 2008.
Ekonomi
Secara umum, di tahun 2008, kondisi ekonomi akan berkecenderungan turun. Banyak bisnis yang sulit bertahan karena faktor perkembangan yang tak pesat juga persaingan yang semakin kompetitif membuat bisnis tak bersahabat bagi pelaku dengan modal yang pas-pasan.
Akibatnya, tak banyak bisnis yang prospektif untuk dijalani di tahun 2008. Hanya tiga bidang usaha saja yang masih cukup menjanjikan di 2008 seperti property, sumber daya alam dan entertainment. Diluar itu, menurut Ferry sudah tidak bisa diprediksikan. Paling-paling hanya cukup bertahan hingga situasi serba tipis ini berakhir.
Karena situasi serba tak menentu ini mempengaruhi banyak hajat hidup orang, sehingga mau tak mau situasi ekonomi ini juga mempengaruhi emosi orang-orang kebanyakan. Menurut Ferry ini juga yang kemudian membuat banyak orang mengalami frustasi.
Politik
Sedang situasi politik di tahun 2008 potensial mengalami gejolak.
“Januari sampai Juni masih stabil tapi setelah itu karena memasuki masa warming up persiapan Pemilu, persaingan akan semakin jelas,” ungkap Ferry menggambarkan.
Pada masa warming up ini, masih menurut Ferry, akan sangat jelas terpampang dihadapan kita betapa para pelaku politik di atas saling menjatuhkan dengan brutal. Konstelasi akan semakin panas, dan mulai saling membuka aib pesaingnya. Dan situasi ini akan semakin menarik karena akan berlangsung sangat sengit dan akan mempengaruhi siapa yang akan menjadi calon presiden mendatang.
Namun serunya persaingan yang terjadi ini tidak lantas ikutan menimbulkan reaksi juga oleh masyarakat. Karena menurut Ferry, saat itu masyarakat sudah jauh lebih siap menerima apa yang terjadi pra Pemilu. Sehingga pergolakan tersebut hanya akan menjadi tontonan saja. Tidak akan membuat sesuatunya menjadi ribut sampai ke bawah.
Cinta
Percintaan di 2008 lebih banyak diwarnai dengan stagnasi. Di tahun 2008, orang yang membina hubungan spesial dengan orang lain akan cenderung bersikap santai. Dengan kata lain, orang tidak cepat-cepat memutuskan untuk membuat keseriusan tertentu pada suatu hubungan.
Bahkan tak sedikit pasangan yang menganggap bahwa hubungan bisa dijalani dahulu tanpa harus terikat sebuah komitmen. Sehingga banyak hubungan yang berjalan tanpa kepastian dan arah yang jelas.
“Di tahun 2008 ini, akan banyak orang mengatakan ‘kita jalani saja seiring dengan waktu’ ketika harus dihadapkan pada pilihan berkomitmen,” ungkap Ferry menjelaskan.
Keluarga
Untuk keluarga, Ferry mengingatkan pada pasangan yang sudah menikah untuk lebih berhati-hati. Karena di tahun 2008 ini akan banyak perceraian bisa terjadi. Dan tren perceraian ini lebih menarik dari pernikahan di tahun 2008. Inilah mengapa Ferry mengidentikkan 2008 sebagai tahun keputusan.
Dan banyak faktor yang harus diwaspadai yang dapat menjadi penyebab perceraian tersebut. Mulai faktor himpitan ekonomi yang terus terjadi sepanjang tahun juga yang utama adalah hadirnya orang ketiga.
“Yang penting diwaspadai adalah hadirnya orang ketiga. Karena sebenarnya ini adalah masalah ego. Dan sayangnya, ditahun 2008 banyak perceraian terjadi karena hadirnya orang ketiga tersebut,” ungkap Ferry.
Untuk kalangan artis sendiri, tren cerai di tahun 2008 memang ada kecenderungan meningkat. Tetapi itu sebenarnya hanya merupakan kelanjutan dari gugatan dan permasalahan yang sudah memicu perceraian sejak tahun 2007 lalu. Ibaratnya di 2007 sudah banyak meninggalkan pe-er yang belum terselesaikan, di tahun 2008 adalah saat ketuk palunya.
Yang menarik, tak semua artis akan berakhir tragis dalam proses perceraian. Menurut Ferry, untuk pasangan Maia – Dhani, sebetulnya masih ada peluang untuk memperbaiki keharmonisan rumah tangga di tahun 2008.
“Paling yang masih bisa terselamatkan hanya Dhani dan Maia. Tapi yang lainnya, saya tidak yakin!” ujar Ferry yakin.
Wanita
Untuk tahun 2008, tren wanita mandiri semakin kentara saja. Walaupun sebenarnya tren kesetaraan gender untuk wanita di Indonesia sudah dimulai sejak kepemimpinan Megawati sebagai presiden RI .
Karena sejak saat itu, Indonesia mulai membuka banyak kesempatan pada wanita untuk berkembang sesuai potensi dirinya secara lebih terbuka. Artinya, wanita tak lagi dipandang sebagai warga negara kelas dua.
Dan memang di 2008, peran wanita masih akan tetap melaju dan lebih luar biasa. Peran mereka pun diberbagai bidang semakin diakui.
Fenomena Alam
Musibah dan bencana alam masih saja mewarnai sepanjang 2008. Di Januari, kita masih akan menikmati banjir di beberapa tempat. Lalu gempa bumi, tanah longsor dan lain-lain masih akan menghiasi sepanjang tahun. Yang lebih menyedihkan, semua ini terjadi ketika kita juga sedang terpuruk dari sisi ekonomi. Sementara orang susah juga semakin banyak, di sisi lain kita masih dibayangi ancaman alam yang tidak bersahabat. Sehingga menambah semakin frustasinya masyarakat.
Sebenarnya ini juga andil kita juga, yang sudah tidak menghargai alam. Jadi kejadian itu memang merupakan tabungan kita di masa lalu. Dan kita akan mengalami bencana alam di 2008 lebih banyak dari tahun sebelumnya. Apalagi juga akan ada bencana nasional seperti gempa bumi.
Karier
Untuk karier di 2008, agaknya akan tidak jauh berbeda nasibnya dengan perekonomian. Karena situasi ekonomi yang secara menyeluruh tak menjanjikan, mau tak mau akan mempegaruhi produktivitas di dalam sebuah perusahaan. Ini juga akan mempengaruhi penghasilan para karyawan.
PHK mungkin akan banyak setelah pertengahan tahun. Ini juga akan memperburuk kondisi perekonomian masyarakat. Jadi di pertengahan tahun 2008, himpitan ekonomi akan makin semakin berat mendaki.
Dan ini memang merupakan konsekuensi persaingan perusahaan-perusahaan yang getol bermain kuat-kuatan dan semakin menjadi. Akhirnya beberapa orang menjadi sulit untuk menunjukkan sikap yang menjadi pemenang.
Anak
Di tahun 2008, anak-anak akan lebih mendapatkan kesempatan untuk melakukan berkarya. Peluang ini memang akan semakin besar di 2008 karena banyaknya media dan situasi yang memberinya kesempatan. Tapi mereka akan terkesan lebih tereksploitasi.
Pergaulannya anak-anak juga semakin memprihatinkan. Karena memang semakin berkembangnya jaman, apapun semakin mudah didapat. Karena banyak orangtua lebih berorientasi memberi fasilitas ketimbang perhatian. Fasilitas ini menyebabkan mudahnya anak-anak mendapatkan pengaruh dan juga kebiasaan buruk seperti merokok, sinetron, internet, DVD, dsb. Dan ini menjadi sesuatu yang semakin tidak pasti yang harus dikendalikan oleh para orangtua.
*laili/CANTIQ

Tidak ada komentar:
Posting Komentar